Sekilas cerita kita sebagai pekerja / karyawan di sebuah perusahaan

Malem ini.. Eh salah.. Pagi ini sembari mengerjakan beberapa kerjaan yang tertunda, seperti biasanya meluangkan waktu untuk membuka forum KASKUS yang memang merupakan forum favorit saya ketika sedang jenuh. Hal ini dikarenakan cuman forum KASKUS-lah yang bisa membuat ketawa ngakak, karena banyak hal-hal konyol dan gurauan-gurauan yang lucu yang sebelumnya ga pernah terfikirkan.

Tapi kali ini saya menemukan sebuah Thread yang berbeda dan sedikit serius untuk disimak, karena isinya cukup untuk membuat saya mikir dan tersadar bahwa… mending simak aja dulu deh!

Saya akan sedikit bercerita tentang pendapat saya mengenai pekerjaan seseorang. Saya yakin setiap orang memiliki keahlian, minat, dan bakatnya masing-masing ditiap bidang pekerjaan (Passion). Tiap orang bebas menentukan perannya dalam dunia kerja, jadi seorang karyawan atau jadi pengusaha itu pilihan. Namun satu hal yang pasti, bahwa setiap orang pasti menginginkan sebuah pekerjaan yang ketika dia bekerja akan berasa nyaman dan senang ketika menjalani pekerjaan itu. Karena dengan menyukai bidang pekerjaan yang dijalani, maka akan timbul semangat dan ke ikhlasan dalam menjalani pekerjaan itu. Setiap profesi mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, hargailah setiap profesi pekerjaan dan jangan pernah memandang sebelah mata pada salah satu profesi pekerjaan.

Oke lanjut ke artikel dari Thread Kaskus gan! Sebenernya isi dari Thread nya sedikit, tapi disini terdapat sebuah video animasi yang menggambarkan seorang karyawan yang bekerja disuatu perusahaan.

Berikut detail Video nya:

Video animasi ini sudah menang dalam 103 International Awards
Direction: Santiago ‘Bou’ Grasso
Idea: Patricio Plaza
Animation: Santiago Grasso / Patricio Plaza
Production Company: Opusbou

Catatan sebelum menonton Video ini:

Kalo Anda sudah bekerja, diwajibkan nonton video ini
Kalo Anda masih sekolah/kuliah dan sudah ada rencana untuk bekerja, silahkan tonton video ini
Kalo Anda masih sekolah dan belom ada rencana untuk bekerja, boleh hiraukan video ini
Namun kalo Anda seorang pengusaha, bahagialah hidup Anda!

Berikut ini merupakan pendapat dari agan andre_kids:

Setiap hari, dari Senin sampe Jumat.. Bangun tidur dengan badan yang masi berat dan letih, siap – siap berangkat,.. berjuang di perjalanan agar bisa tepat waktu sampe di kantor. Tapi ketika udah sampe di tempat kerja, kita tidak lebih baik daripada alas kaki agar memudahkan jalan orang lain. Hal inilah mengapa kita sebagai orang yang masih bekerja dengan orang ga akan pernah ngerasain apa itu kebahagiaan yang sesungguhnya. Kita cuman sekumpulan orang – orang yang belum punya kekuatan dan punya nyali untuk mengubah hidup ini.. Tapi suatu saat, kita pasti bisa keluar dari lingkaran ini..

Beberapa komentar dari kaskuser lain:

Sebanyak apapun bawahanmu, setinggi apapun jabatanmu. Selama kamu masih punya atasan dan kerja untuk orang lain, maka kamu gak lebih dari hanya sekedar KESET.

Sebenarnya punya usaha dan bekerja pada orang itu passion. Kalo semua mau punya usaha lalu yang kerja siapa dong?? tidak salah bekerja dengan orang. Menurut saya kalo kalian bekerja untuk orang itu gak bakal secapek orang yang mempunyai usaha. Jika karyawan bekerja 10jam per-hari. Maka pebisnis akan bekerja 16jam sehari. Apalagi kalau bisnisnya baru awal awal. Banyak dari kita hanya melihat ketika bisnis itu sudah jalan yang bisnis besar maupun kecil. Tapi kita tidak lihat perjuangan dia merintis bisnis itu dari awal. Ketika pekerja kantoran menerima gaji tetap. Seorang pebisnis bisa merugi. Resiko yang ditanggung pebisnis amat besar. High Risk High Return.. Menurut saya tidak salah anda bekerja atau pebisnis. Belum tentu yang pebisnis bisa lebih baik dari yang bekerja dengan orang. Hidup itu pilihan dan takdir… tinggal bagaimana anda menyikapinya. pilihan hidup anda mau dibuat menyedihkan atau menggembirakan.

Setinggi apapun jabatan anda di perusahaan, anda tetap seorang karyawan. Tapi sekecil apapun usaha yang anda miliki, anda lah bosnya

Orang yang bekerja kantoran, mungkin sekilas nampak sebagai pelayan pribadi bagi atasannya. Tapi perlu kita lihat juga, sejauh apa perusahaan itu berguna bagi masyarakat di sekitarnya, berguna menghasilkan produk/jasa yang mungkin tidak disadari: “Bahwa dengan bekerja, kita mengabdikan diri kepada masyarakat melalui apa yang kita perbuat” Kita tidak hanya berkutat mengabdikan diri pada atasan saja, namun jika kita dan atasan bisa bersama-sama mengembangkan perusahaan, masyarakat pun akan menerima dampak dari abdian para pekerja

Bosan jadi pegawai? Hanya ketika akan keluar dari zona pegawai. Lalu bagi pegawai pas-pasan akan muncul pertanyaan: Jika keluar kerja, mau jadi apa? Mau usaha, usaha apa? Modal dari mana? Sudah punya keluarga, selama proses usaha, atau usaha brangkrut, keluarga makan apa? Dari semua itu tapi dalam kenyataan, jika punya kemauan dan kemampuan, selalu ada jalan untuk keluar dari zona karyawan, tanpa modal, tanpa menelantarkan keluarga.

Saya suka cara pandang si pembuat cerita. Saya juga dulu berpikiran sama dengannya. Dan mungkin seluruh komunitas entrepreneur juga berpikiran yang sama. Tapi hai, jika semua orang berpikir hal yang sama seperti video itu, Satupun usaha yang kita bangun tidak ada yang jalan. Kenapa? Karna gak ada yang mau jadi pegawai. Dulu saya juga berpikir, mengapa banyak orang yang mengejar ijazah hanya untuk menaikkan jabatan di tempat kerjanya. Saya pun juga tidak cukup kuat untuk menentang siklus kehidupan yang sosial buat. Semua ini saling melengkapi kok. Mungkin ada beberapa jalan yang baik, tapi tidak atau belum kita ambil. Karna itu kita berada di posisi kita sekarang. Kebahagiaan. Terlalu miserable jika kita hanya bahagia karna kekuasaan. Berpikir bahwa kekuasaan yang hanya bisa menorehkan senyum. Gampang kok cari kebahagiaan. Semua Usaha yang kita lakukan semata untuk membahagiakan keluarga. Dan dirimu akan puas, tak ada perasaan terjajah atau tertindas.

Kita akan menjadi seperti itu apabila kita bekerja tidak pada minat dan cuma mengejar uang. Kita bakalan jadi budak uang dan budak orang lain

Mikirnya positip aja gan, setiap orang ditakdirkan menjalani perannya masing2 di dunia. Ada yg supir taksi, ada yang satpam dan lain2. Kalau ingin berubah ke arah yg lebih bagus, itu sangat baik. Kalo semua orang jadi bos, nanti yg jadi supir taksi, siapa yg jadi satpam. Yang penting nikmatin aja perannya masing2, sambil susun rencana untuk dapet peran lebih baik lagi.

Hidup itu sebuah lingkaran. Oke. Hidup kita memang untuk memudahkan orang lain. Tapi dengan itu kita memudahkan hidup kita. Si keset yang punya kursi, lampu, gantungan baju, meja, dll. Banyak yang berpikir dengan jadi pengusaha setelah menonton film ini, mereka bisa lepas dari lingkaran tadi. Well. engga juga sih. Pengusaha adalah keset si customer. Yang mana si customer adalah pegawai/keset pengusaha yang lain. So good or bad. Happy or Sad. All depends on how we see our life. ^^ A King always see the wonderful things, A Slave always sick of it.

Sekian artikel ini, semoga bermanfaat! Pesan dari saya, 

Apapun pekerjaan kita, mau karyawan ataupun pengusaha, yang terpenting kita harus ikhlas menjalaninya dan selalu berusaha untuk bekerja dengan baik dibidang kita masing-masing. Karena setiap orang mempunya passion-nya masing-masing, dan passion itu ga bisa dipaksakan. Idealis itu menurut ane penting sih, karena itu artinya kita profesional pada bidang yang kita fokuskan. Pernah nonton film Si Doel anak sekolahan? Coba lihat karakter si Doel, dia merupakan orang yang Idealis. Si Doel tidak mau bekerja dibidang yang tidak dikuasai, padahal pekerjaan yang ditawarkan cukup menggiurkan (Manager Export-Import). Namun karena background dia seorang insinyur teknik mesin, dia menolak tawaran itu dengan tegas. Dia memilih untuk nganggur (jadi supir oplet babeh nya) sambil nunggu ada lowongan pekerjaan yang cocok dan pas dengan keahliannya. Alhasil akhirnya dia sukses dibidang yang dia kuasai.

Thanks buat agan andre_kids yang udah membagi videonya di KASKUS.

Referensi Artikel didapatkan dari:

http://kask.us/hECjy

mm

Irfan Tanjung Penulis

Mengawali karir sebagai staff IT Support, kemudian pernah menjadi freelancer desain ui/ux, dan sekarang bekerja sebagai IT Supervisor disalah satu perusahaan swasta di kota Cirebon. Saat ini sedang otodidak mempelajari Big Data dan Cloud Computing.