Opini Tentang Bisnis Marketing Telkom Speedy Instan

Wow! Sebenernya saya bingung artikel ini akan diberi judul apa dan akan disimpan pada kategori apa dalam blog saya ini. Artikel ini memang masih ada hubungannya sama layanan internet dari Telkom yaitu Speedy dan kawan-kawannya.

Seperti biasanya, sore ini saya stanby berada didepan komputer untuk melakukan berbagai hal. Tentunya dengan dukungan layanan internet Speedy Instan yang terhubung melalui TP-LINK.

Pada awalnya saya fikir layanan Speedy Instan adalah layanan publik yang disediakan oleh Telkom untuk membantu orang-orang seperti saya agar bisa menggunakan layanan internet secara praktis dengan hanya membeli voucer spin yang tersedia, dimana semua alat dan insfrastruktur pendukung jaringannya disediakan secara independen atau terpusat disalah satu tempat yang memang dikhususkan untuk penempatan semua perangkat tadi. Mungkin jika dilihat dibeberapa tempat umum seperti tempat makan atau tempat umum lainnya, kadang terdapat sinyal SSID dari Speedy Instan atau layanan lainnya. Saya fikir itu memang sengaja dipasang diarea itu karena banyak pengunjung dan mereka bisa menikmati layanan internet dengan praktis, tentunya harus membeli voucer spin.

Tapi tahukah Anda? Jika akan merencanakan memasang layanan internet akses dari Speedy di rumah, dimana memilih jenis layanan Speedy Wifi yang nantinya akan mendapatkan modem ADSL yang sudah include perangkat Wifi didalamnya. Maka secara tidak langsung modem ADSL tersebut juga akan memancarkan atau menyebarkan SSID Speedy Instan. Tapi perlu diingat! bahwa ini bukanlah sebuah fakta, karena ini baru dugaan dan saya sendiri belum melakukan riset secara real dan keseluruhan. Beberapa sumber informasi yang saya dapatkan hanya sekedar dari internet saja, dan kebenarannya masih diperlukan penelitian tentunya.

Ada beberapa situs website yang memberikan gambaran pada saya bahwa memang hal ini benar-benar terjadi, dan salah satunya adalah website ini. Isi dari website menunjukan bahwa ada beberapa SSID yang sudah diset diawal konfigurasi dari pihak Speedy ketika diawal, yaitu: Speedy, Speedy Instan@wifi.id, dan Flashzone-Seamless.

Mungkin bagi saya pengguna Speedy Instan tidaklah menjadi sebuah masalah, malah saya akan merasa senang karena semakin banyak orang yang memasang layanan Speedy dirumahnya, otomatis semakin banyak juga spot Speedy Instan yang bisa saya gunakan. Mungkin ini juga adalah salah satu alasan mengapa pihak Speedy menggratiskan perangkat modem ADSL Wifi kepada pelanggan Speedy. Perangkat yang digunakan biasanya huawei home gateway tipe HG532e, dimana mendukung 4 SSID, 4 port LAN, dan 1 port ADSL. Memang keren perangkat ini, karena bisa memancarkan 4 SSID sekaligus.

Dan jika ditinjau dari pandangan bisnis, ini akan sangat menguntungkan bagi Telkom tentunya. Sebuah strategi bisnis dan marketing yang sangat bagus. Saya akan sedikit berikan sedikit gambarannya:
Jika dalam satu lokasi terdapat 1 rumah yang memasang layanan Speedy Wifi dari Telkom, dimana perangkat Wifi nya juga akan memancarkan layanan Speedy Instan. Maka Telkom akan mendapatkan income per-bulan dari rumah yang memasang layanan Speedy Wifi, dan Telkom juga akan mendapatkan income dari layanan Speedy Instan yang juga dipancarkan dari perangkat Wifi yang ada dirumah tadi. Dengan catatan: telkom tidak mengeluarkan anggaran listrik dari perangkat untuk Speedy Instan, tidak menghawatirkan tempat perangkat tersebut karena aman dalam rumah, tidak ada biaya perawatan perangkat, dan sebagainya. Jika dalam satu lokasi tersebut ada 1 user pengguna Speedy Instan, maka itupun sudah sebuah keuntungan yang bagus. Karena Telkom hanya tinggal mengeluarkan biaya untuk layanan internet dan sistem voucer spin saja.

Tapi dari itu semua semoga saja ini hanya dugaan saya saja dan bukanlah sebuah fakta sebenarnya, namun jika ini benar adanya maka semoga saja ada agreement yang jelas dan telah disepakati dengan pengguna layanan Speedy Wifi dirumah-rumah.

Sekali lagi artikel ini tidak ada maksud menyudutkan siapapun, hanya sebuah opini dan analisa dari saya pribadi terhadap beberapa hal yang dibahas diatas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Thanks!

mm

Irfan Tanjung Penulis

Mengawali karir sebagai staff IT Support, kemudian pernah menjadi freelancer desain ui/ux, dan sekarang bekerja sebagai IT Supervisor disalah satu perusahaan swasta di kota Cirebon. Saat ini sedang otodidak mempelajari Big Data dan Cloud Computing.