Cara Karyawan dan Entrepreneur Menjalani Keseharian

Pagi ini seperti biasanya saya masih bercumbu dengan My Love as My iMac 😀 eiits sensor mana sensor **, walaupun akhir-akhir ini koneksi modem ngadat, tapi tetep harus ngaskus dong!

Pagi ini saya cek HT KasKus ternyata ada thread dari agan BillyBoen as Founder and CEO YoungOnTop Company, dan artikelnya sangat menarik yaitu membahas tentang Cara Profesional dan Entrepreneur Have Fun 24-7-365. Mungkin masih pada bingung maksud dari Have Fun 24-7-365, tapi tenang aja nanti akan dijelasin kok.

Dan berikut ini isi dari Thread dari agan BillyBoen yang membahas Cara Profesional dan Entrepreneur Have Fun 24-7-365

Cara Profesional dan Entrepreneur Have Fun 24-7-365

Dibuat oleh: BillyBoen | Diakses pada: 8 September 2014

Karena kedua ortu saya adalah pekerja (orang kantoran), maka saya dari kecil juga dididik untuk: sekolah yang bener sampe kuliah, biar setelah lulus nanti bisa dapet kerjaan yang bagus. Itu yang saya lakuin..

Ketika lulus kuliah, saya ngga kepikiran sama sekali untuk jadi entrepreneur. Saya apply kerja di beberapa perusahaan, dan saya sempat berkarir di 3 perusahaan selama 9 tahun sebelum akhirnya saya memutuskan untuk jadi seorang entrepreneur. Kenapa bisa banting setir jadi entrepreneur-nya pun ngga sengaja (karena nulis buku YOT dan ‘panggilan jiwa’ untuk bisa punya waktu lebih banyak lagi untuk bisa berbagi).

Anyway, selama 9 tahun saya berkarir sebagai profesional, saya selalu punya boss (atasan / owner). Seringkali apa yang saya kerjakan ya yang disuruh sama atasan. Meski saya adalah tipe orang yang selalu suka nantang diri sendiri untuk bisa melakukan lebih banyak dan lebih baik lagi di semua hal yang saya lakukan, tapi saya tetap ngerasa bahwa pekerjaan saya ‘terdikte’ dengan apa yang menjadi visi dan objektif atasan / owner perusahaan.

Enaknya jadi profesional,.. ketika weekend tiba, saya bisa tutup laptop, switch my mind ke ‘santai mode on’. Nah, setelah kurang lebih 6 tahun terakhir saya jadi entrepreneur, ini ngga lagi bisa saya lakukan. Bisa santai itu adalah sebuah ‘luxury’ untuk seorang entrepreneur (terutama start up entrepreneur).

Memang mungkin banyak yang liat sekarang ini enak banget jadwal keseharian saya: bangun jam 08.00, ngopi dan nonton tv di rumah, jam 09.00 berangkat ke kantor. Jam 12 lunch meeting, jam 3 ngopi meeting, dan biasanya jam setelah itu free time. Seringkali, jam berapapun saya bisa masukin jadwal saya untuk nge-gym.

Tapi yang banyak orang ngga tau, otak saya terus muter tanpa peduli jam berapa. Otak saya selalu bisikin saya: “Apa lagi nih yang bisa dilakuin? Gimana nih cara ngebuat hal yang pernah saya lakuin jadi lebih baik lagi?” Kadang-kadang pulang ke rumah, setelah dinner saya buka laptop dan kerja. Kadang bisa sampe lebih dari midnite saya duduk di depan laptop. Kadang terbangun jam 02.00, dan kalo emang lagi kepikiran sesuatu, saya buka laptop dan bisa kerja sampe subuh.

Gimana kalo pas weekend? I dont have weekend. Jam berapapun, kalau saya rasa saya harus buka laptop dan kerja (biasanya kirim-kirim email koordinasi ke tim / buat presentasi / konsep kolaborasi), ya saya akan buka laptop.

Nah, makanya saya sering pesan: coba usahakan untuk DO WHAT YOU LOVE. Apakah Agan mau jadi profesional atau jadi entrepreneur, ini penting banget. Pilihlah kerjaan yang Agan suka. Jadi selama Senin-Jumat, Agan kerja di kantor ngga akan terasa bebannya. Agan ngga akan ngeluh dan bilang “Yaaa besok Senin!” atau “Thank God its Friday!” Kalo Agan lakuin pekerjaan yang sesuai dengan passion Agan, maka yang terasa: Seru!

Kalau Agan milih untuk jadi entrepreneur.. do what you love ini sangat sangat sangat penting juga. Karena jadi entrepreneur itu ngga gampang. Ngga bisa tuh kita langsung ngeraih sukses dalam sekejap, perusahaan dari detik berdiri akan langsung smooth,.. ngga mungkin. Yang akan buat kita terus maju, ya passion kita. Saya ngga berani bayangin gimana andai saya jadi seorang entrepreneur dan menjalani bidang yang saya ngga suka.. masa harus terbebani 24jam-7hari seminggu-365hari setahun? No way!

Passion saya: brand management. Jadi dulu berkarir sebagai profesional yang bertanggung jawab untuk merek Nike, Umbro, League, Oakley, Hard Rock Cafe, Haagen Dazs.. ngebuat saya selama 9 tahun ngga berasa kayak kerja. I worked hard and had lots of fun!

Sekarang? I work hard, and having lots of fun.. karena semua yang saya kerjain, ngga jauh-jauh dari passion saya yang lain: sharing. 24-7-365 saya kerja dan main pada saat yang bersamaan.

Yes, kuncinya: DO WHAT YOU LOVE!

Gimana artikelnya menarik bukan? Mungkin udah banyak sih artikel-artikel yang ngebahas masalah passion, pengembangan diri, minat, bakat, dll. Tinggal balik lagi pada diri sendiri maunya gimana, jangan sampai kitanya sendiri ga bisa nentuin yang mana yang pas dan baik buat kita. Melihat orang lain sukses dengan bidang tertentu, belum tentu kita juga bisa sukses dengan bidang yang sama. Tapi setidaknya kita bisa mengambil proses dari menuju kesuksesan itu. Apapun itu kalau kita mengerjakannya dengan sepenuh hati dan bersungguh-sungguh maka akan menghasilkan sebuah kesuksesan tentunya. Ingat! maksud dari kesuksesan itu macam-macam ya, jadi silahkan artikan sendiri makna kesuksesan masing-masing.

Referensi Artikel didapatkan dari:

http://www.kaskus.co.id/thread/540036579252330f1b8b4567/cara-profesional-amp-entrepreneur-have-fun-24-7-365

mm

Irfan Tanjung Penulis

Mengawali karir sebagai staff IT Support, kemudian pernah menjadi freelancer desain ui/ux, dan sekarang bekerja sebagai IT Supervisor disalah satu perusahaan swasta di kota Cirebon. Saat ini sedang otodidak mempelajari Big Data dan Cloud Computing.